Peringati HUT ke-3, Koopsudnas Gelar Kejuaraan Panahan

Jakarta, IDM – Sebanyak 326 atlet panahan berlaga di Pangkoopsudnas Cup II. Kejuaraan ini digelar dalam rangka HUT Ke-3 Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas). Agenda dilaksanakan selama dua hari, yakni 17 dan 18 Januari 2025 di Jakarta.
Pangkoopsudnas, Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi menyebut kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Koopsudnas mendorong perkembangan olahraga panahan dan meningkatkan prestasi atlet panah tanah air.
Baca Juga: Mayjen Hariyanto Beberkan Langkah Strategis Memberantas Tindakan Ilegal di Lingkungan TNI
"Kita berharap, kompetisi seperti ini, dapat menjadi sarana penyiapan dan pengembangan atlet panahan yang profesional," ujar Tedi dikutip dari keterangan Penerangan Koopsudnas, Minggu (19/1).
Adapun kategori pertandingan tersebuy meliputi kategori Perwira Tinggi (Pati) TNI AU dan pejabat sipil; kategori antar Kotama TNI AU, dan kategori open tournamen untuk atlet klub Persatuan Panahan Indonesia (Perpani).
Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda-367 Jalankan Tugas Perdana di Perairan Lebanon
Pada kategori eksebisi Pati TNI AU, Askomlek Kaskoopsudnas Marsma TNI I.G Alit Perbawa meraih juara pertama. Sementara eksebisi pejabat sipil, juara pertama Budiyanto dari Dirjen Pajak.
Pada kategori barebow 20 meter perorangan putra-putri, juara satu diraih oleh Letkol Tek Candra Sukma dari Mabesau dan Serka Novi Andayani dari Koopsud II. Kemudian pada nomor barebow 20 meter beregu, juara pertama diraih oleh tim dari markas besar TNI AU (Mabesau). (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































