HANKAM

Pererat Kerja Sama dan Persahabatan, Lanud Adisutjipto Terima Kunjungan Delegasi Jepang

Lanud
Lanud Adisutjipto menerima kunjungan kehormatan delegasi Jepang dalam program Sasakawa Peace Foundation (SPF) ke-2 Tahun 2025. (Foto: Dok. Instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta)

Jakarta, IDM - Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto menerima kunjungan kehormatan delegasi Jepang di mako lanud, Kamis (16/10), dalam rangka program Sasakawa Peace Foundation (SPF) ke-2 Tahun 2025.

Rombongan delegasi Jepang berjumlah 22 orang, terdiri dari unsur Kementerian Pertahanan Jepang, Japan Self-Defense Force (JSDF), Sasakawa Peace Foundation (SPF) Jepang, serta Atase Pertahanan (Athan) Jepang di Jakarta dan staf Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Komandan Lanud Adisutjipto dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran delegasi Jepang dan menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mempererat persahabatan serta kerja sama.

Baca Juga: 8 Brigjen TNI AD Pecah Bintang, Naik Pangkat Mayjen

“Kunjungan ini merupakan kesempatan yang sangat baik, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga antara kedua angkatan bersenjata, baik untuk saat ini maupun di masa depan,” ungkap Marsma TNI Toto dikutip dari Instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta, Jumat (17/10).

kokpit pesawat
Salah satu personel Jepang yang menjajal kokpit pesawat latih lanjut TNI AU, KT-1B Woong Bee yang ada di Skadron Udara 102. (Foto: Dok. Instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta)

Salah satu tugas pokok yang dimiliki oleh pangkalan TNI AU yang berlokasi di Yogyakarta itu adalah menyelenggarakan pendidikan penerbangan. Untuk itu, delegasi Jepang memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh Wingdik 100/Terbang sebagai satuan pelaksana tugas tersebut.

Baca Juga: Daftar 17 Staf Khusus KSAD yang Dimutasi Awal Oktober 2025

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Wingdik 100/Terbang untuk melihat langsung sejumlah pesawat latih, salah satunya KT-1B Woong Bee, yang digunakan dalam proses pendidikan serta pelatihan bagi calon penerbang TNI AU dan TNI.

Pimpinan delegasi Jepang, Major General Ito Yuichiro mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh Danlanud beserja jajaran Lanud Adisutjipto.

“Ini merupakan kunjungan pertama saya ke Yogyakarta dan Lanud Adisutjipto. Kami senang dapat mempelajari banyak hal di sini dan berharap kunjungan ini menjadi awal diskusi untuk memperkuat kerja sama di masa mendatang,” ungkap Yuichiro. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.