HANKAM

Percepat Pemulihan Kelistrikan di Lokasi Bencana, Pesawat Super Hercules Bawa 100 Genset ke Aceh

Pesawat Super Hercules C-130J TNI AU
Pesawat Super Hercules C-130J TNI AU membawa peralatan dari Kementrian Komunikasi dan Digital untuk membantu percepatan pemulihan kelistrikan di lokasi terdampak banjir dan longsor, khususnya wilayah Aceh. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Pesawat Super Hercules C-130J TNI Angkatan Udara membawa peralatan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk membantu percepatan pemulihan kelistrikan di lokasi terdampak banjir dan longsor, khususnya wilayah Aceh.

Super Hercules membawa 100 unit genset berkapasitas 10 KVA, 500 unit telepon genggam, 50 unit baterai, dan 50 unit rectifier dengan total muatan sekitar 15 ton yang diberangkatkan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (22/12).

Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi Fifi Aleyda Yahya menyampaikan bahwa pengiriman genset dilakukan untuk mendukung pemulihan kelistrikan tower jaringan telekomunikasi, khususnya di wilayah Aceh yang saat ini masih membutuhkan perhatian lebih.

Baca Juga: Kunjungan Kasih Natal, Kodam Cenderawasih Salurkan 500 Paket Sembako di Jayapura

 "Jadi pengiriman genset ini kami akan fokuskan untuk percepatan pemulihan di wilayah Aceh. Saat ini kami fokuskan untuk pemulihan di Aceh Tamiang, kemudian di wilayah Gayo Luwes dan di wilayah Bener Meriah,” ujar Fifi, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Selasa (23/12).

Data dari Kementerian Komdigi, pemulihan jaringan telekomunikasi di Sumatra Utara saat ini sudah mencapai sekitar 97 persen, Sumatra Barat sekitar 99 persen, dan Aceh di kisaran 80 persen.

Bantuan genset tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh pihak bergerak cepat dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir dan longsor.

Baca Juga: Seskab hingga Menteri PU Sambangi Mabes TNI AD Bahas Pemulihan Sumatra

Pengiriman bantuan tersebut juga mencerminkan sinergi lintas sektor antara TNI, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan PT Telkomsel.

“TNI berkomitmen untuk terus hadir dan bersinergi dalam setiap misi kemanusiaan guna mempercepat pemulihan infrastruktur vital, sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana,” tulis Puspen TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.