HANKAM

Peran Besar TNI AD dalam Operasi SAR dan Bencana, KSAD Maruli Terima Dua Penghargaan

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima dua penghargaan dari Korps Zeni dan Basarnas. (Foto: Dok. TNI AD)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima dua penghargaan sekaligus karena peran besar TNI AD dalam operasi SAR dan bencana alam.

Penghargaan pertama Maruli dianugerahi gelar Warga Kehormatan Korps Zeni TNI Angkatan Darat oleh Kepala Pusat Zeni TNI AD (Kapusziad) Mayjen TNI Budi Hariswanto dalam prosesi di Balai Kartini, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).

Penganugerahan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas kepemimpinan Maruli yang dinilai memberi dampak nyata bagi pembangunan dan pemeliharaan bangunan satuan, serta peningkatan sarana dan prasarana TNI AD. Kebijakan strategis yang menitikberatkan pada perumahan, perkantoran, dan fasilitas latihan dipandang sebagai investasi langsung bagi kesejahteraan prajurit sekaligus kesiapan operasional satuan.

Baca Juga: Kapendam Cenderawasih: TNI Tidak Gentar Hadapi Aksi Penembakan OPM

Komitmen tersebut diperkuat melalui pelaksanaan program TNI AD Manunggal Air yang digerakkan secara luas guna memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi prajurit dan masyarakat. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup rakyat.

Selain itu, kepercayaan Presiden RI, Prabowo Subianto kepada KSAD untuk memimpin percepatan pembangunan dan perbaikan jembatan di berbagai wilayah menunjukkan kepemimpinan yang efektif dalam situasi darurat. Koordinasi lintas instansi berhasil memulihkan akses transportasi dan membuka kembali daerah yang sempat terisolasi akibat bencana.

Sebagai bagian dari prosesi, penyematan wing konstruksi dan pemakaian baret kehormatan Zeni dilakukan langsung oleh Kapusziad.

Baca Juga: OPM Curi Dua Pucuk Senjata Api dari TNI

Kemudian penghargaan kedua, Maruli dinobatkan menjadi Warga Kehormatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Penganugerahan tersebut diberikan dalam rangkaian Forum Dialog dan Sarasehan bertema “Penguatan Basarnas dalam Sistem SAR Nasional” yang berlangsung di Ruang Serba Guna Dono Indarto, Kantor Pusat Basarnas, Jakarta Pusat, Kamis (12/2).

Penghargaan Warga Kehormatan Basarnas dianugerahkan kepada individu maupun organisasi yang dinilai memiliki integritas, komitmen kemanusiaan, serta kontribusi signifikan dan berkelanjutan dalam mendukung operasi SAR, baik pada bencana alam, kecelakaan transportasi, maupun situasi darurat lainnya. Penilaian juga mencakup aspek reputasi, inovasi, serta keteladanan sebagai tokoh publik. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.