Kapendam Cenderawasih: TNI Tidak Gentar Hadapi Aksi Penembakan OPM

Jakarta, IDM – Kodam XVII/Cenderawasih menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di Papua pasca aksi penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata yang mengklaim sebagai bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap patroli aparat teritorial di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menjelaskan l peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari sekitar pukul 15.00 WIT di dekat Rest Area MP 50, kawasan PT Freeport Indonesia.
Menurutnya, penembakan terjadi secara tiba-tiba saat personel Koramil 1710-04/Tembagapura tengah melaksanakan patroli rutin.
Baca Juga: Ikuti Sekbang A-109, 30 Siswa Dididik jadi Penerbang Andal dan Profesional
“Penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli.
Akibat kejadian tersebut, satu prajurit TNI gugur dalam tugas, yaitu Sertu Arifin Cepa, dan satu personel lainnya, Serka Hendrikus, mengalami luka di bagian wajah,” ujar Letkol Inf Tri Purwanto.
Selain itu, satu orang karyawan kontraktor PT Freeport Indonesia, Herman Rustaman, juga mengalami luka di bagian kepala akibat insiden tersebut.
Ia menambahkan korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Baca Juga: Lanud Sultan Hasanuddin Uji Kesiapan Personel dalam Latihan Kesiagaan I TA 2026
Sementara prajurit yang gugur telah dimakamkan secara militer di Timika sebagai bentuk penghormatan terakhir.
“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman,” tegasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































