Penusukan Prajurit TNI AD di Kemayoran Akibat Cekcok

Jakarta, IDM - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut penusukan terhadap seorang prajurit TNI AD berinisial AW di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, akibat cekcok.
"Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman saat transaksi di warung, yang kemudian berkembang menjadi cekcok. Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung dan saat ini yang bersangkutan sedang mendapatkan penanganan medis di RS Hermina Kemayoran," kata Donny kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/5).
Baca Juga: Wakasau Apresiasi Peran Strategis Yon Parako 466 Pasgat dalam Operasi Latihan dan Tugas Teritorial
Lebih lanjut Donny menjelaskan adapun terkait kerusakan warung yang terjadi setelahnya, hal tersebut merupakan bagian dari rangkaian kejadian di lokasi yang situasinya sudah memanas. Namun demikian, seluruh peristiwa ini telah ditangani oleh Polres Jakarta Pusat dan juga didalami oleh pihak terkait untuk memastikan fakta secara utuh.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang beredar di media sosial yang belum tentu menggambarkan kejadian secara lengkap. TNI AD memastikan bahwa setiap prajurit yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran," kata Donny.
Baca Juga: TNI AD dan Kemenko Pangan Sepakati Percepat Pengelolaan Sampah Nasional
Ia memastikan saat ini situasi di lapangan sudah aman dan kondusif, serta kami juga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar penanganan berjalan dengan baik.
Sebelumnya, sebuah potongan video viral di media sosial yang menampilkan keributan di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Disebutkan dalam video tersebut dugaan keributan dilakukan seorang anggota TNI AD di sebuah warung yang berakibat kerusakan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































