Penuhi Setiap Tugas Negara, KSAU Apresiasi Pengabdian Prajurit TNI AU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang telah menjawab berbagai panggilan tugas negara sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.
Hal tersebut disampaikan KSAU dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Potensi Kedirgantaraan (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Andi Wijaya pada pelaksanaan upacara bendera 17-an yang digelar di lapangan apel Mabesau, Jakarta, Rabu (17/5). Upacara tersebut turut diikuti oleh para pejabat, perwira, bintara, tamtama TNI AU, dan PNS Mabesau.
Baca Juga: Hari Pendidikan TNI AL ke-77, KSAL: Pembangunan SDM Jadi Prioritas
KSAU menyebut, salah satu kebanggaannya adalah saat pelaksanaan peringatan HUT ke-77 TNI AU beberapa waktu lalu. Saat itu, TNI AU mengerahkan puluhan alutsista dan ribuan personel, seperti pesawat tempur dan pesawat angkut untuk melakukan flypast serta demo serangan udara, penampilan Jupiter Aerobatic Team (JAT) dengan aksi manuver akrobatik mereka, hingga unjuk kemampuan khusus dari para prajurit Kopasgat.

“Hal ini tentunya bukan sekadar unjuk diri saja, melainkan bentuk pertanggungjawaban TNI AU kepada segenap bangsa Indonesia,” ungkap Fadjar dikutip dari keterangan TNI AU dalam instagram @militer.udara, Kamis (18/5).
“TNI Angkatan Udara berhasil melaksanakan misi evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di daerah konflik Sudan dengan sangat baik. Selain itu, keberhasilan tim TNI AU menyukseskan pengamanan perhelatan akbar Keketuaan Indonesia dalam KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, merupakan hal yang juga patut untuk dibanggakan,” tambahnya.
Baca Juga: Pangdam III/Siliwangi Minta Para Perwira Ajarkan Anggotanya Tentang Tripola Dasar
Dengan kapabilitas mumpuni yang dimiliki oleh prajuritnya serta sinergi dan kolaborasi yang apik di antara satuan TNI AU, KSAU optimis pelaksanaan tugas ke depan akan terlaksana dengan aman dan sesuai harapan.
Pada kesempatan yang sama, Fadjar juga berpesan agar setiap prajurit TNI AU dapat menjaga netralitas TNI jelang pemilu. “Untuk itu dalam menyambut pesta demokrasi di tahun 2024, seluruh prajurit harus terus menjaga netralitas TNI. Jaga kepercayaan masyarakat dengan tidak terlibat politik praktis, dan terus berkomitmen agar TNI Angkatan Udara semakin maju untuk menjadi angkatan udara yang disegani di kawasan,” pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































