HANKAM

Pentolan OPM Erison Murib Ikrar Kembali ke NKRI, Ingin Hidup Damai

Pentolan anggota OPM
Pentolan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), Erison Murib, resmi mengikrarkan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Beoga, Kabupaten Puncak. (Foto: Dok. Koops Habema)

Jakarta, IDM – Pentolan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), Erison Murib, resmi mengikrarkan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Beoga, Kabupaten Puncak.

Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu! Ini Nasib Orang Tua Setelah Anaknya Resmi Jadi Prajurit TNI AD

Dilansir dari keterangan Penkoops Habema, Senin (7/9), langkah ini diambil karena Murib merindukan kedamaian dan ingin kembali membina kehidupan yang normal bersama keluarga serta masyarakat.

"Momentum ini menjadi awal lembaran baru untuk kembali bersama keluarga, masyarakat, dan membangun kehidupan yang lebih damai," tulis keterangan Penkoops Habema.

Lebih lanjut dijelaskan hal ini menunjukan sinergi positif. Keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan humanis dan teritorial yang dilakukan aparat TNI-Polri bersama tokoh masyarakat setempat. Reintegrasi ini membuka kesempatan untuk bersama-sama fokus memajukan kesejahteraan dan infrastruktur di tanah Papua.

Baca Juga: Prajurit Marinir Sambangi Warga Perbatasan Natuna, Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan

Penyerahan diri Erison Murib ini menambah daftar panjang jumlah anggota OPM yang menyerahkan diri. Total sepanjang semester pertama tahun 2026, tercatat ada 59 anggota OPM telah meletakkan senjata dan kembali ke pangkuan NKRI secara sukarela. Penyerahan diri ini terjadi di berbagai wilayah, termasuk Papua Barat dan Papua Tengah. Terbaru, Yujin Butiop, seorang anggota kelompok bersenjata TPNPB-OPM Papua Selatan pimpinan Marius Murib yang menyerahkan diri dan kembali ke NKRI.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.