Penghargaan Negara untuk Lettu Inf (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnaen

Jakarta, IDM – Negara memberikan perhatian besar untuk Lettu Inf (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnaen, prajurit TNI yang gugur saat baku tembak dengan OPM di distrik Kiwirok, Provinsi Papua Pegunungan beberapa waktu lalu.
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno mengunjungi keluarga Fauzi di Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (19/10).
Baca Juga: Alih Kepemimpinan, Danlanud Abdulrachman Saleh Pimpin Sertijab Komandan Wing 2
Dilansir dari keterangan Penkodam XVI/Hasanuddin, Senin (20/10), disebutkan bahwa kunjungan Menhan RI ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus penghargaan negara kepada Almarhum Lettu Anumerta Fauzi Ahmad Zulkarnaen yang telah berjuang dan berkorban demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Almarhum dikenal sebagai prajurit yang berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.
“Saya atas nama Kementerian Pertahanan dan TNI, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Semoga pengorbanan almarhum menjadi amal ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keteguhan hati,” ujar Sjafrie.
Baca Juga: Skadron Udara 11 Paparkan Kesiapan Operasional Pesawat Su 27/30 kepada Menhan Sjafrie
Selain menyampaikan belasungkawa, Sjafrie juga berkomitmen untuk memfasilitasi pendidikan adik-adik Almarhum agar dapat melanjutkan perjuangan kakaknya sebagai prajurit TNI setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa harapan almarhum untuk memberangkatkan kedua orangtuanya menunaikan ibadah umrah akan segera diwujudkan dan sepenuhnya ditanggung oleh negara. Selain itu, seluruh hak keuangan dan tunjangan keluarga, termasuk dari Asabri, akan segera diproses dan disalurkan kepada ahli waris. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































