HANKAM

Penerbang Skadron Udara 5 dan 11 Lanud Sultan Hasanuddin Pertajam Kemampuan Terbang Malam

Pesawat tempur Sukhoi Su 27/30 MK2
Pesawat tempur Sukhoi Su 27/30 MK2 yang dikerahkan Lanud Sultan Hasanuddin dalam latihan terbang malam. (Foto: Dok. Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin)

Jakarta, IDM - Sejumlah penerbang Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin mengikuti latihan terbang malam untuk mempertajam kemampuan mereka dalam menjalankan misi di berbagai kondisi cuaca serta waktu.

Latihan digelar di aerodrome Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar dengan melibatkan pesawat tempur Sukhoi Su 27/30 MK2 serta pesawat Boeing 737-200 intai strategis.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyoroti pentingnya latihan terbang malam ini sebagai langkah strategis untuk menjaga kesiapsiagaan satuan serta memantapkan tugas TNI AU dalam mempertahankan kedaulatan udara Indonesia.

Baca Juga: Pererat Kerja Sama dan Persahabatan, Lanud Adisutjipto Terima Kunjungan Delegasi Jepang

“Kesiapsiagaan dan kecepatan reaksi sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan wilayah udara kita,” ujar dia.

Pesawat Boeing 737-200
Pesawat Boeing 737-200 intai strategis yang dilibatkan dalam latihan terbang malam Lanud Sultan Hasanuddin. (Foto: Dok. Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin)

Arifaini kemudian berpesan agar seluruh penerbang dan kru dapat menjalani tahapan latihan sesuai dengan aturan serta prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Rotasi Jabatan, Lanud H.AS Hanandjoeddin Dipimpin Komandan Baru

“Utamakan faktor keamanan dan keselamatan (safety) sehingga latihan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat,” pesan Marsma TNI Arifiani dikutip dari Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin yang diterima redaksi Indonesia Defense Magazine, Jumat (17/10).

Sementara itu Danwing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Hilman L.P Ambarita menegaskan, latihan ini juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antara penerbang serta kru pendukung penerbangan, termasuk para teknisi yang memiliki peran penting dalam menyiapkan kesiapan pesawat. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.