Pendekatan Teritorial, TNI AD Beri Bantuan 3000 Paket Bansos untuk Warga Gempa Cianjur

Jakarta, IDM - Sebanyak 3000 paket bantuan sosial dari TNI AD melalui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman diberikan kepada para warga terdampak gempa bumi Cianjur.
Penyerahan bantuan sosial tersebut diserahkan Asisten Teritorial (Aster) Kasad, Mayjen TNI Mochammad Hasan secara simbolis kepada perwakilan warga dan disaksikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arif Wibowo serta Bupati Cianjur Herman Suherman di Aula Markas Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (19/2).
Di hadapan para warga penerima bansos, Aster KSAD menyampaikan bahwa bantuan sosial tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian TNI Angkatan Darat kepada warga Cianjur yang terdampak bencana gempa bumi beberapa waktu lalu.
Aster juga menyampaikan pesan bahwa TNI Angkatan Darat sangat mencintai rakyat karena TNI Angkatan Darat bagian dari rakyat. Lebih lanjut dikatakan kepada masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi kepada Angkatan Darat.
Baca: Wapres Apresiasi KSAD Gelar Istighosah: Ulama dan TNI Harus Bersatu Demi NKRI
"Jadi pada kesempatan ini, tolong disampaikan kepada keluarga, bapak-bapak dan ibu-ibu, bisa menyampaikan kepada kami, TNI khususnya TNI Angkatan Darat akan membantu," kata Aster Kasad. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































