Pemerintah Akan Bangun Jalan Baru Menuju Mabes TNI Cilangkap

Jakarta, IDM - Pemerintah berencana akan membangun jalan baru menuju kawasan Mabes TNI Cilangkap yang akan dilaksanakan di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Kota Administrasi Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.
Dilansir dari website Puspen TNI, dikatakan maksud dan tujuan rencana pembangunan Jalan Baru ini merupakan penataan dan penyediaan akses jalan Menuju Kawasan Mabes TNI Cilangkap sesuai amanah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Mayjen TNI Totok Imam Santoso Pamit dari Kodam XIV/Hasanuddin
Pertama, untuk menyediakan akses jalan menuju kawasan Mabes TNI Cilangkap yang merupakan akses vital bagi TNI.
Kedua, untuk menyediakan akses jalan menuju kawasan Mabes TNI yang selalu mengalami kepadatan lalu lintas pada pagi dan sore hari.
Baca Juga: Rekruitmen Bintara TNI AD Dibuka 1 Februari 2024, Yuk Daftar!
Ketiga, merupakan permintaan Mabes TNI Cilangkap untuk Pembangunan Jalan Baru.
Untuk selengkapnya bisa dilihat di -> download selengkapnya <-
https://binamarga.pu.go.id/balai-dki-jabar/. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































