Pemberdayaan Wilayah Pesisir, TNI AL Terus Lakukan Pembinaan Potensi Maritim

Jakarta, IDM - Selama sebulan, Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Dispotmaral) telah menggelar pelatihan Bintara Pembina Potensi Maritim (Bapinpotmar) yang diikuti 150 personel. Kegiatan digelar di Lantamal V Surabaya, Lantamal IX Ambon dan Lantamal VI Makassar.

Pelatihan Babinpotmar, diharapkan membentuk personel Angkatan Laut sebagai pelopor pembinaan dan pengelolaan potensi maritim di wilayah pesisir agar dapat diberdayagunakan sebagai potensi mendukung sistem pertahanan, dan dapat menjadi sarana membekali kemampuan para Babinpotmar dalam menyelenggarakan kegiatan Binpotmar di wilayahnya masing-masing.
Kepala Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Kadipotmaral) Laksamana Pertama TNI Suradi Agung Slamet, menyampaikan Babinpotmar diharapkan terus mengembangkan kemampuan, seperti memiliki pengetahuan ketentuan pokok dalam penyelenggaraan teritorial TNI, Binpotmar, pemberdayaan wilayah pertahanan laut (dawilhanla) dan sistem pertahanan negara.

"Saya berharap, Babinpotmar punya pengetahuan tentang ketentuan dalam sistem pemerintahan di daerah serta mekanisme pembinaan dan pemberdayaan potensi maritim di daerah dikaitkan dengan otonomi daerah," ujar Suradi saat menutup pelatihan Babinpotmaral Tahun Anggaran 2022 di Lantamal V, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/8).
Babinpotmaral juga diharapkan memiliki pengetahuan prinsip dalam pengelolaan potens maritim untuk kepentingan pertahanan negara, kemampuan bersosialisasi, dan memotivasi masyarakat dalam upaya bela negara serta kemampuan berkoordinasi dan bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah setempat dalam pembinaan potensi maritim dengan mengakomodasikan kepentingan pertahanan negara di lingkungan tugasnya.

"Memiliki kemampuan menyusun, mengumpulkan, dan menyajikan data potensi maritim yang diperlukan oleh satuan untuk kepentingan pertahanan negara," pungkas Suradi. (at)
Hankam

Didatangi Dubes Aljazair, Menhan Sjafrie Bahas Kolaborasi Pertahanan
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Dubes Aljazair Abdelouahab Osmane di Kemhan RI untuk mempererat hubungan persahabatan serta memperkuat kemitraan strategis pertahanan kedua negara.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































