HANKAM

Pembangun 750 Batalion untuk Perkuat Pertahanan Teritorial

Kolonel Inf Donny Pramono
Kolonel Inf Donny Pramono (kanan) saat sertijab jabatan Kadispenad. (IDM/Ricardo Ronald)

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono memastikan kebijakan pembangunan 750 Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang direncanakan bukan karena adanya ancaman asing yang bersifat langsung.

Menurut Donny, pemerintah menyiapkan langkah ini sebagai bagian dari pembangunan kekuatan jangka panjang melalui konsep Optimum Essential Force (OEF), untuk memperkuat pertahanan teritorial di seluruh kabupaten, meningkatkan kesiapsiagaan negara, serta memperkuat dukungan terhadap pembangunan wilayah, termasuk ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: KSAL ke Jerman, Tinjau Simulator Kapal Selam, AUV Greyshark hingga Meriam Seasnake

"Jadi orientasinya adalah penguatan struktur pertahanan negara secara menyeluruh, bukan respon atas situasi tertentu," kata Donny di Jakarta, Kamis (20/11).

Lebih lanjut Donny menjelaskan bahwa target pembangunan 750 batalion dalam prosesnya dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan dan arahan dari pemerintah.

Baca Juga: Aksi TNI AL di Belinyu: Dua KRI Kejar Kapal Pembawa Pasir Timah Ilegal

"Saat ini sejumlah Batalion Teritorial Pembangunan serta Brigif pendukungnya juga mulai disiapkan dan digelar di berbagai wilayah, namun seluruh prosesnya dilakukan bertingkat, terukur, dan menyesuaikan kapasitas pembangunan organisasi secara realistis. Secara jumlah, hingga 2025 ini sudah tergelar sebanyak 20 Brigif Teritorial Pembangunan (TP) dan 105 Yonif TP," kata Donny. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.