Kebutuhan tanah untuk mendukung pengembangan organisasi dan kesiapan operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria di DPR RI.
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyambangi Yonif TP 531/Menak Sopal, satuan Teritorial Pembangunan merupakan generasi pertama di Trenggalek, Jawa Timur.
TNI Angkatan Darat melalui Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, buka suara terkait isu penolakan pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Desa Cikembang, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Apakah pembentukan 514 Batalyon Teritorial Pembangunan merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan Indonesia sebagai negara kepulauan, atau justru membuka kembali perdebatan mengenai perluasan peran militer ke ranah sipil?
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan tiap tahun TNI AD menargetkan pembentukan 150 Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP).
Pemerintah terus mempercepat pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan atau Yon TP. Hadirnya Yon TP di seluruh Nusantara diharapkan mampu memperkuat pertahanan wilayah.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan keberadaan satuan baru yaitu Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) berikan kontribusi besar untuk pemerintah daerah (Pemda).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut TNI AD akan mencari jalan tengah terkait sengketa tanah pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP).
TNI AD melantik 1.673 prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang III Tahun Anggaran 2025 kecabangan Kesehatan. Pelantikan dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdikajen), Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/2).