HANKAM

Patroli Patok: Komitmen dan Perjuangan Prajurit TNI Jaga Perbatasan

Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT
Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT Pos Suminka melaksanakan perjalanan patroli patok MM 6.2A yang merupakan titik perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini di wilayah Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Dok. Penyonif 753 AVT)

Jakarta, IDM – Pengabdian tanpa batas kembali ditunjukkan prajurit TNI. Kali ini Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT Pos Suminka melaksanakan perjalanan patroli patok menuju titik MM 6.2A yang merupakan titik perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini di wilayah Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Dibawah pimpinan Letda Inf Shofiyan, para prajurit melaksanakan patroli patok type A menempuh jarak hingga 7 kilometer.

Baca Juga: 44 Personel Yonko 463 Pasgat Siap Jalankan Tugas Pengamanan di Perbatasan RI-PNG

Mereka menembus medan ekstrem dengan akses yang sangat terbatas. Seluruh rangkaian misi, termasuk perjalanan pulang, berlangsung selama satu hari.

"Patroli ini menempuh medan yang bervariasi, melewati hutan vegetasi, semak belukar, rawa hingga sungai yang memerlukan kemampuan fisik dan kewaspadaan yang tinggi. Medan berat dan cuaca ekstrem bukan penghalang. Ini soal menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Shofiyan dikutip keterangan Penyonif 753 AVT, Sabtu (11/4).

Baca Juga: Penyelundupan Munisi Kaliber 12 Gauge di Jayapura Digagalkan

Ia mengatakan bahwa patroli ini juga memastikan situasi wilayah hutan di sekitar perbatasan tidak terdapat pelanggaran hukum yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar dan memperkuat kehadiran negara di wilayah rawan sekaligus mempertegas bahwa tidak ada sejengkal pun wilayah kedaulatan NKRI yang luput dari pantauan Prajurit TNI.

"Dengan semangat juang tinggi dan loyalitas tanpa batas, patroli patok ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Yonif 753/AVT Satgas Swasembada menjadi batas negeri meski harus melintasi cuaca buruk, ekstrem dan jalur penuh tantangan," tutup Shofiyan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.