HANKAM

Patroli Merah Putih Bershodaqoh, Strategi TNI AL Jaga Laut Papua dan Dekatkan Diri ke Nelayan

Patroli dan bakti soaial
KRI Bawal-875 gelar patroli sekaligus bakti sosial kepada masyarakat pesisir di perairan Papua, Minggu (17/8). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM – KRI Bawal-875 melaksanakan "Patroli Merah Putih Bershodaqoh" di sekitar wilayah perairan Papua, Minggu (17/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi TNI AL dalam menjaga keamanan laut sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat pesisir.

Kapal perang yang tergabung dalam Operasi Tameng Papua 2025 itu tidak hanya menjalankan patroli tempur laut, tetapi juga memberikan edukasi tentang kelautan.

Baca Juga: Indonesia Sukses Terjunkan 17,8 Ton Bantuan ke Gaza dengan C-130J Super Hercules TNI AU

"Selain patroli, kami juga mengedukasi masyarakat pesisir tentang batas laut Indonesia dan pentingnya keselamatan berlayar," kata Komandan KRI Bawal-875 Mayor Laut (P) Deni Purwanto, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Senin (18/8).

Tak hanya itu, program "Patroli Merah Putih Bershodaqoh" juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan bendera merah putih kepada para nelayan.

"Bantuan sembako ini wujud kepedulian TNI AL dalam meringankan beban masyarakat pesisir,” ujar Deni.

Baca Juga: Pelayaran Kadet Asean Plus Berakhir di Penang, KRI Bima Suci Lanjutkan Misi ke Thailand

Sebagai unsur operasi, Deni mengungkapkan KRI Bawal-875 memiliki tugas pokok siaga tempur laut, penegakan hukum, menjaga kedaulatan perairan, mencegah tindak kejahatan laut, hingga memastikan kondisi bebabas aktivitas pembajakan di wilayah Koarmada III.

"Kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan bernavigasi. Melalui patroli ini, TNI AL menunjukkan pengamanan laut tidak hanya soal menjaga kedaulatan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan nasionalisme di tengah masyarakat pesisir Papua," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.