Pasukan Khusus Kapal Selam dan Kopaska TNI AL Bertambah Personel

Jakarta, IDM - Pasukan khusus TNI AL bertambah kekuatan, dengan dilantiknya para siswa pendidikan Dikbrevet Cawak Kapal Selam angkatan ke-56, dan Dikkopaska angkatan ke-45, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/8).
Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) Kodiklatal Laksamana Pertama TNI I Wayan Suarjaya, mengatakan pelaksanaan pendidikan selama sepuluh bulan bertujuan membentuk dan membekali Prajurit TNI AL yang diproyeksikan sebagai pengawak alutsista, khususnya kapal selam dan sebagai Komando Pasukan Katak yang mempunyai kemampuan dan profesional dalam bidangnya.
"Dengan selesainya pendidikan ini, saya harap kalian tetap menjaga dan meningkatkan, serta mengasah ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di Sekolah Kapal Selam maupun di Sekolah Pasukan Katak," tutur I Wayan dikutip dari keterangan Dispenal.
Lebih lanjut, I Wayan menambahkan, pelaksanaan pendidikan khusus juga salah satu upaya mewujudkan perintah Komandan Kodiklatal Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono, supaya jajaran Kodiklatal harus mampu mencetak prajurit-prajurit TNI AL berkualitas, profesional dan berkarakter.
"Hal ini usaha dan bentuk implementasi mewujudkan program prioritas KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dalam membangun sumber daya manusia (SDM) TNI AL yang unggul," jelasnya.
Hadir dan menyaksikan pada pelantikan pasukan khusus ini antara lain, yakni Danpuskopaska Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, Dankoopskasel Laksamana Pertama TNI Indra Agus Wijaya, Kadispsial Laksamana Pertama TNI Edi Krisna Murti, Dirops Puspenerbal, para Danpusdik di jajaran Kodikopsla, dan para komandan sekolah di jajaran Pusdiksus. (at)
Hankam

Begini Cara TNI AL Susun Strategi Tempur di Latihan Armada Jaya XLIV
Pangkoarmada II memimpin pematangan rencana operasi dalam geladi posko latihan puncak Armada Jaya XLIV di Surabaya, yang melibatkan 600 prajurit TNI AL untuk menguji kesiapan operasional lima komando tugas dan merespons ancaman perang modern.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































