Pasukan Garuda Latih Tentara Kongo dari Teknik Militer Hingga Perawatan Medis

Jakarta, IDM – Kontingen Garuda Satgas Indo RDB XXXIX-F Monusco laksanakan program pelatihan militer intensif untuk Angkatan Darat Republik Demokratik Kongo (FARDC) di Kongo beberapa waktu lalu.
Dilansir keterangan dari Puspen TNI, Jumat, (7/6) pelatihan ini dilakukan bersama dengan Pasukan Kontingen Bangladesh dan Nepal. Disebutkan bahwa pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari taktik militer hingga perawatan medis darurat di medan perang.
Baca Juga: Latma Malindo Jaya 2024, TNI AL Akan Kirim 2 KRI ke Malaysia
Menurut Mayor Laut Raja Menang Prahara yang menjadi Danki Latihan bahwa pasukan Garuda yang memiliki pengalaman luas dalam operasi militer baik dalam negeri maupun Internasional yang siap berbagi pengetahuan dan keterampilan praktis kepada rekan-rekan mereka di FARDC.

"Kami berkomitmen untuk selalu mengingkatkan profesionalisme dan kemampuan Tentara FARDC serta mempererat hubungan baik dengan FARDC melalui pelatihan ini. Dengan bekerja sama kami yakin dan percaya kita dapat menjaga dan meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah tersebut," kata Mayor Laut Raja Menang Prahara.
Baca Juga: Pertahanan Musuh di Situbondo Hancur Digempur Tembakan Artileri Korps Marinir
Ia mengatakan pertukaran pengetahuan dan keterampilan antara Kontingen Garuda dan FARDC adalah langkah signifikan dalam memperkuat kemitraan antara kedua negara dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan stabil di wilayah tersebut.
"Diharapkan program latihan ini akan menjadi landasan bagi kerjasama yang lebih erat antara Indonesia dan Republik Demokratik Kongo di masa depan," tutupnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































