HANKAM

Pasukan 323 Kostrad Gelar Pengobatan Gratis di Sela Kegiatan Operasi Pengamanan Perbatasan

Yonif 323 Kostrad
Personel Kesehatan Satgas Yonif 323 berikan bantuan pengobatan untuk warga Kampung Kibogolome. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Personel Kesehatan Satgas Yonif 323 Kostrad memberikan bantuan pengobatan serta pemberian obat dan vitamin kepada warga Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga.

Dalam rilis yang diterima Senin (18/11), pemberian bantuan kesehatan tersebut dilakukan saat para prajurit Buaya Putih menggelar operasi pengamanan perbatasan mobil RI-PNG. Saat itu, tim patroli berjumpa dengan beberapa warga setempat yang mengeluh sakit.

Melihat kondisi masyarakat yang sakit, personel Kesehatan dengan sigap langsung memeriksa kondisi warga. Usai melaksanakan penanganan, personel Kesehatan menyerahkan obat dan vitamin kepada warga untuk dikonsumsi selama beberapa hari kedepan.

Baca Juga: Korps Marinir: Ditakuti Lawan, Dicintai Masyarakat

Komandan Satgas Yonif 323 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno mengatakan tindakan ini menjadi bentuk perhatian Satgas kepada masyarakat di daerah tugas.

Selain itu, sesuai dengan arahan Panglima Habema, Brigjen TNI Lucky Avianto yang menyebut jika pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan wujud kehadiran TNI di daerah tugas dan sekaligus menjadi upaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua.

Salah seorang warga yang mendapatkan pengobatan pun langsung menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh personel.

"Terima kasih Komandan 323. Saya senang TNI bantu rakyat. Tuhan memberkati,“ ujarnya.

Baca Juga: Sepekan, Angkatan Laut RI-Brunei Gelar Latihan Bersama Helang Laut 2024

Diketahui, kegiatan teritorial oleh Satgas Yonif 323 yang merupakan bagian dari Koops Habema merupakan realisasi dukungan TNI dalam pemberian pelayanan dasar terhadap masyarakat papua yang selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 kepada Panglima TNI tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua.

Dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI (28/2), Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa strategi yang berlaku di Papua disebutnya sebagai smart power.

“Yang merupakan kombinasi dari soft power, hard power, dan diplomasi militer. Implementasi strategi itu adalah pembentukan Komando Operasi Habema,” ucap Panglima TNI. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.