Pastikan Kesiapan Satuan, Pangdivif 3 Tinjau Latihan Taktis Tingkat Baterai Yonarhanud 16

Jakarta, IDM – Batalion Arhanud 16/SBC/3 Kostrad menggelar latihan taktis (lattis) tingkat baterai di Lapangan Panaikang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8).
Latihan tersebut ditinjau langsung oleh Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad, Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto.
Baca Juga: Kostrad Berikan Pembekalan Pengetahuan Kesehatan Jantung kepada Prajurit
Peninjauan dilakukan Pangdivif 3 untuk memastikan faktor penting dalam latihan seperti kesiapan operasional satuan, serta melihat langsung kemampuan prajurit dalam menerapkan taktik dan teknik tempur sesuai tugas pokok satuan pertahanan udara.
Selain itu, Pangdivif 3 Kostrad juga mengamati kesiapan personel, materiil, prosedur pelaksanaan tugas, kemampuan komando dan pengendalian, hingga koordinasi antarunsur selama latihan.
“Latihan dilaksanakan secara realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan profesionalisme prajurit,” tekan Wulang, Jumat (21/8).
Baca Juga: Atasi Karhutla, Tiga Pesawat Casa NC-212 TNI AU Bergerak Menuju Kalimantan
Setiap tahapan latihan, lanjutnya, harus mampu menguji kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan potensi ancaman dan tuntutan tugas di lapangan.
Latihan ini sekaligus menjadi bagian dalam meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan, serta profesionalisme prajurit Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad dalam melaksanakan tugas pertahanan udara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































