Atasi Karhutla, Tiga Pesawat Casa NC-212 TNI AU Bergerak Menuju Kalimantan

Jakarta, IDM – Sebanyak tiga pesawat Casa NC-212 TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) di kedua wilayah itu.
Baca Juga: KRI Tiba di Reo, Heli TNI AL Sisir Korban Gempa Pelosok Flores
Pengerahan pesawat tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan. Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) yang dikutip Jumat (21/8), ketiga aset yang dikerahkan TNI AU itu berasal dari Skadron Udara 4.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan, kehadiran pesawat-pesawat TNI AU akan menambah unsur udara yang telah lebih dahulu beroperasi di wilayah Kalimantan dalam mendukung penanganan karhutla.

“Pengerahan tiga pesawat Casa NC-212 ini merupakan bentuk dukungan TNI AU dalam pelaksanaan operasi modifikasi cuaca di wilayah Kalimantan. Pesawat tersebut akan memperkuat unsur udara yang sudah berada di wilayah Kalimantan,” ujar Nyoman.
Baca Juga: Kostrad Berikan Pembekalan Pengetahuan Kesehatan Jantung kepada Prajurit
Saat ini, sebanyak 20 pesawat berbagai jenis yang dikerahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah beroperasi di wilayah Kalimantan. Kekuatan tersebut terdiri atas lima helikopter, tiga pesawat untuk pelaksanaan modifikasi cuaca, serta 12 helikopter berukuran besar yang digunakan dalam operasi water bombing.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































