HANKAM

Pasok Air Bersih bagi Warga Korban Banjir, Kodam IM Kerahkan Mobil Reverse Osmosis

Kodam Iskandar Muda
Kodam IM kerahkan mobil reverse osmosis untuk bantu penuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak banjir di Aceh. (Foto: Dok. Instagram/Kodam IM)

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Kodam Iskandar Muda (IM) mengerahkan mobil reverse osmosis untuk mendukung kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak banjir di Aceh pada Senin (1/12).

Pengoperasian mobil reverse osmosis ini krusial mengingat air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat yang wilayahnya terendam banjir atau tertimbun longsor. Banyak sumber air setempat yang tercemar lumpur, sampah maupun material banjir sehingga tidak layak konsumsi.

Baca Juga: Pemda Gelar Baksos, Sebagai Bentuk Dukungan Adanya Kopassus Grup 5 di Konsel

"Dalam situasi tersebut, keberadaan unit pengolahan air bergerak milik Yonzipur 16/DA memberikan solusi cepat, efektif, dan aman untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi," tulis Kodam IM melansir Instagram @kodam_im.

Adapun, unit ini menggunakan membran semipermeabel untuk menyaring kontaminan, ion, bakteri, virus, serta berbagai partikel berbahaya sehingga menghasilkan air yang higienis dan layak minum.

Selain itu, teknologi reverse osmosis juga mampu mengolah berbagai jenis sumber air, mulai dari air tawar, air yang terkontaminasi, hingga air asin, sehingga sangat fleksibel untuk digunakan pada kondisi bencana dengan keterbatasan sumber air bersih.

Baca Juga: Pimpin Kenaikan Pangkat 139 Pati, Wakil Panglima TNI: Kita Tak Hadapi Invasi tapi Proksi di Depan Mata

Sebagai sistem pengolahan air bergerak, mobil reverse osmosis dapat dikerahkan langsung ke lapangan. Pengoperasiannya dilakukan menggunakan panel kontrol terpusat, sehingga personel Yonzipur 16/DA dapat secara cepat menghasilkan air minum yang aman dalam jumlah memadai.

Air yang dihasilkan dapat langsung dikonsumsi oleh warga, sementara air sisa dari proses penyaringan dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan lain seperti mencuci peralatan hingga membersihkan lingkungan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.