Pasmar 3 Kerahkan Ribuan Personel dan Alutsista untuk Pengamanan Pemilu 2024

Jakarta, IDM - Pasmar 3 mengerahkan ribuan personel hingga sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) sebagai Satgas Pengamanan Pemilu 2024 di Sorong, Papua Barat Daya.
Danpasmar 3 Brigjen (Mar) Sugianto memeriksa kesiapan pengerahan ribuan personel dan sejumlah alutsista Marinir itu dalam apel gelar pasukan untuk pengamanan pemilu 2024 di Mako Armada III, Sorong, Papua Barat Daya, Senin (18/12).
Sugianto menerangkan, sebanyak 1001 personel dikerahkan untuk Satgas Pengamanan Pemilu 2024. Lalu, didukung sejumlah alutsista dari Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib), Brigif 3 Marinir, Resimen Kavaleri (Menkav) 3 Marinir, Resimen Artileri (Menart) 3 Marinir, dan Resimen Bantuan Tempur (Menbapur) 3 Marinir.
Baca Juga: Danjen Kopassus Resmikan Masjid yang Jadi Simbol Keberanian dan Kedermawanan Pasukan Khusus
"Seperti tank PT-76, BTR-50 PM, Opleger, kendaraan khusus ATAV, truk LC-Short, kendaraan taktis Ford-Triton, dan ambulans," jelas Sugianto, dikutip dari keterangan Pasmar 3.
Nantinya, kata dia, penempatan personel berkoordinasi dengan kepolisian untuk antisipasi tingkat kerawanan di Papua Barat Daya, Kabupaten Maybrat dan Tambrauw.
"Namun semua wilayah akan dilakukan pengamanan maksimal. Dan untuk laporan jika masyarakat menemukan anggota TNI khususnya Pasmar 3 yang tidak netral, ada posko pengaduan di Mako Pasmar 3," tegas Sugianto.
Baca Juga: Prajurit TNI Tanam 4500 Bibit Pohon di Gunung Lawu
Selain kesiapan Satgas Pengamanan Pemilu, apel gelar tersebut juga memeriksa kelengkapan personel dan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile Republik Indonesia-Papua Nugini.
"Sedangkan untuk Satgas Pamtas RI-PNG sebanyak 75 personel, dengan jumlah 1076 personel," ujar Sugianto.
"Mereka menggantikan satgas yang selesai bertugas dan bergabung dengan satuan-satuan lain disana. Mereka akan bertugas selama satu tahun," tambahnya. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































