Prajurit TNI Tanam 4500 Bibit Pohon di Gunung Lawu

Jakarta, IDM - Dalam rangka melaksanakan penghijauan di wilayah Karhutla Gunung Lawu khususnya di petak 51 dan petak 52 Ratusan Prajurit Pasukan Langit 501 diterjunkan langsung ke Lereng Gunung Lawu dengan menanam 4500 bibit pohon.
Dilansir dari Penkostrad, Senin, (18/12) kegiatan penghijauan ini dipimpin langsung oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Haryanto yang didampingi oleh Danrem 081/DSJ, Dandim Magetan dan Danyonif 501/BY. Kegiatan diawali dengan apel pagi di Balai Desa Ngiliran yang diikuti oleh Personil dari Jajaran Korem 081/DSJ, Yonif 501/BY, Polri, BPBD, serta Warga Masyrakat setempat.
Baca Juga: Pangkoarmada RI Pimpin Sertijab Pangkoarmada II, Resmi Dijabat Laksda Denih Hendrata
Setelah kegiatan apel selesai di lanjutkan dengan pengambilan bibit pohon oleh Prajurit 501/BY, Anggota Korem, Kodim, Kepolisian, BPBD dan Masyarakat setempat untuk di bawa naik ke Puncak Lawu yang terdampak Karhutla dengan memakai ransel korea dengan semangat juang Prajurit Lintas Udara bergotong royong untuk sampai ke puncak lawu dan melaksanakan penanaman bibit pohon secara bersama sama.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan kembali Gunung Lawu pasca Karhutla agar menyelamatkan Bumi serta melestarikan kembali alam yg terdampak Karhutla.
Baca Juga: Danjen Kopassus Resmikan Masjid yang Jadi Simbol Keberanian dan Kedermawanan Pasukan Khusus
"Salah satu manfaat terbesar dari pohon adalah menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup. Penanaman pohon juga berfungsi untuk mencegah banjir dan longsor saat musim hujan, serta mencegah kebakaran, dan kekeringan saat musim kemarau," tutur pangdiv 2 kostrad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































