HANKAM

Pascaoperasi Soanggama di Papua, TNI: Kami Hadir Bukan untuk Menakut-nakuti Masyarakat

Soanggama
Kegiatan TNI bersama masyarakat pascaoperasi pembebasan wilayah Soanggama dari penguasaan OPM. (Foto: Kodam XIII/Merdeka)

Jakarta, IDM – “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk melindungi dan membantu mereka bangkit. Papua adalah bagian dari Indonesia, dan rakyat Papua adalah saudara kami,” begitulah ucapan salah satu prajurit Yonif 712/Wiratama pascaoperasi pembebasan wilayah Soanggama dari penguasaan OPM.

Dilansir dari keterangan Penkodam XIII/Merdeka, Kamis (23/10), kini para prajurit tersebut berbaur dengan masyarakat, membantu warga menata kembali kampung mereka yang sempat ditinggalkan akibat konflik.

Baca Juga: Terima Delegasi Kemhan Laos, PMPP TNI Pererat Kerja Sama

Kegiatan gotong royong, komunikasi sosial, dan pelayanan kesehatan dilakukan secara serentak sebagai bukti nyata bahwa TNI tidak hanya hadir untuk menumpas ancaman, tetapi juga membangun kembali kepercayaan dan harapan rakyat Papua.

Soanggama
(Foto: Kodam XIII/Merdeka)

Operasi Pembebasan Soanggama dilakukan TNI di bawah Komando Operasi Habema Kogabwilhan III terdiri dari pasukan Satgas Rajawali II dan Satgas Yonif 712/Wiratama.

Baca Juga: TNI AL dan Rusia Perkuat Sinergi Pertahanan Laut di Tengah Dinamika Indo-Pasifik

Satgas ini berhasil menguasai Markas Besar Kodap VIII/Soanggama, yang selama ini menjadi pusat aktivitas kelompok separatis bersenjata OPM. Keberhasilan ini menandai berakhirnya masa kelam bagi masyarakat Soanggama yang selama bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang ketakutan, tekanan, dan intimidasi.

Kini, berkat ketegasan dan keberanian prajurit TNI, masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan rasa aman dan penuh harapan di bawah naungan Merah Putih. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.