HANKAM

Panglima TNI Siapkan 800 Personel untuk Pembentukan Empat DOB Papua

Yudo Margono
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI. (Foto: Dok. Instagram @puspentni)

Jakarta, IDM - Merespon rencana pembentukan markas komando militer di empat daerah otonomi baru (DOB) Papua, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan bakal menambah 800 personel untuk ditempatkan di wilayah "Bumi Cendrawasih".

Pembentukan empat DOB tersebut, yakni di Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya, juga akan menambah Komando Daerah Militer (Kodam) dan Komando Distrik Militer yang nantinya didirikan di tiap kabupaten.

"Pembentukan empat DOB, yang jelas di tiap kabupaten ada Kodim. Ini masih kita rapatkan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)," ungkap Yudo dilansir dari Tempo, Jumat (3/2).

Oleh karena itu, Yudo mengaku pihaknya saat ini tengah tengah mendorong pasukan teritorial mempersiapkan Komando Resor Militer (Korem), Kodim hingga Komando Rayon Militer (Koramil). "Itu nanti kita akan hitung dulu. Kurang lebih sekitar 800-an untuk persiapan di empat DOB," ujarnya.

Baca: Wakasau Tinjau Upgrade Avionic System Pesawat Hawk 100/200 Produksi PT Infoglobal

Tak hanya itu, ia juga sedang berdiskusi dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) terkait rencana pembentukan Pangkalan TNI AL maupun Pangkalan TNI AU, sebagai implikasi pembentukan empat DOB di wilayah Papua. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.