Panglima TNI Periksa Kesiapan Prajurit Satbravo 90 Kopasgat

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan pemeriksaan kesiapan dan kesigapan prajurit Satuan Bravo (Satbravo) 90 Kopasgat TNI AU di Mako Satbravo 90 di Rumpin, Bogor, Jumat (12/1).
Mengutip keterangan Puspen TNI Sabtu (13/1), sejumlah hal menjadi sorotan Agus dalam kunjungan tersebut. Salah satunya adalah alutsista yang menurutnya berperan sebagai tulang punggung kekuatan militer. Selain itu, peralatan operasional sehari-hari juga menjadi perhatian Agus.
Baca Juga: Panglima TNI Akan Bentuk Pokja Litbang untuk Supervisi Perlengkapan Operasi Prajurit
Selain memeriksa kesiapan, momen kunjungan itu digunakan Agus untuk berdialog dengan prajurit. Ia juga memberikan arahan terkait tugas yang diemban serta menyampaikan apresiasi atas kerja keras yang dilakukan Satbravo 90 selama ini.
"Saya mengapresiasi atas dedikasi prajurit Satbravo 90 dalam menjalankan tugas-tugas krusial demi keamanan dan kedaulatan negara," kata Agus.
Lebih lanjut, ia berharap agar Satbravo 90 dapat terus fokus dan menjaga profesionalisme dalam menjaga NKRI.
Baca Juga: KRI Bontang-907 Berhasil Evakuasi Kapal Nelayan di Perbatasan Indonesia-Thailand
"Saya bangga kepada satuan Bravo 90 yang profesional dan berdedikasi tinggi. Jadilah Ksatria Baret Jingga yang PRIMA, setia kepada NKRI, terampil dalam pertempuran khusus dan berhasil dalam setiap pelaksanaan tugas," tegas dia.
Adapun Satbravo 90 adalah satuan pelaksana operasi khusus di bawah naungan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU. Selain menerima arahan dari Panglima TNI, personel tim khusus itu menampilkan sejumlah kemampuan seperti bela diri taktis dan penembakan sniper. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































