HANKAM

Panglima TNI Akan Bentuk Pokja Litbang untuk Supervisi Perlengkapan Operasi Prajurit

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memeriksa kesiapan perlengkapan untuk operasi dalam negeri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamus (11/1). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan akan membuat kelompok kerja penelitian dan pengembangan (pokja litbang) untuk menyempurnakan spesifikasi perlengkapan prajurit.

Agus menekankan pentingnya penyempurnaan standarisasi dan efektivitas perlengkapan yang akan digunakan oleh prajurit dalam melaksanakan tugas operasi.

"Perlengkapan ini akan digunakan prajurit di medan operasi, kalau spesifikasi kurang bagus akan  menyulitkan, kita segera membuat Pokja Litbang untuk menyempurnakan spesifikasi," kata Agus, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Sabtu (11/1).

Baca Juga: Panglima TNI Ungkap Rencana Kenaikan Pangkat Dankormar Bintang 3

Ia melanjutkan, tim pokja litbang bakal dibentuk Kepala Perbekalan (Kababek) TNI sebagai supervisi yang akan dihadiri oleh para Asisten Logistik Angkatan.

"Dan kemungkinan tetap menggunakan vendor yang sama dengan tujuan agar kualitasnya lebih bagus lagi," ujar Agus.

Sebelumnya, Agus Subiyanto mengecek Gelar Bekal Operasi Dalam Negeri 2024 di Mabes TNI, Kamis (11/1). Kegiatan ini bertujuan emastikan tingkat standarisasi, efektivitas, dan kelayakan perlengkapan yang akan digunakan prajurit dalam melaksanakan tugas operasi dalam negeri.

Baca Juga: Satbravo 90 Kopasgat Unjuk Kemampuan Khusus di Hadapan Panglima TNI dan KSAU

Adapun, perlengkapan yang digelar di antaranya 6tutup kepala, tutup badan, tutup kaki, atribut dan tanda pangkat, perlengkapan kesehatan lapangan serta perlengkapan lapangan.

Pada kesempatan tersebut, Agus memperhatikan presentasi dan demonstrasi berbagai perlengkapan operasional, termasuk peralatan medis yang dirancang untuk penugasan dalam negeri.

Ia juga berkesempatan berdialog dengan para ahli dan personel terkait untuk memastikan tingkat kesiapan yang optimal. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.