Panglima TNI Lepas 215 Prajurit Satgas Kizi Konga MINUSCA ke Afrika Tengah

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melepas keberangkatan 215 prajurit yang tergabung dalam Satgas Kizi Kontingen Garuda XXXVII-J Multidimentional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic (MINUSCA) 2023-2024, Jakarta, Senin (6/11).
Dipimpin oleh Komandan Satgas Letkol Czi Ibnu Muntaha dan Wakil Komandan Satgas Mayor Czi Hari Nugroho, 215 prajurit itu terdiri dari 22 perwira, 50 bintara, dan 143 tamtama dari tiga matra TNI, termasuk di dalamnya terdapat satu Kowad, Kowal, dan Wara.
Baca Juga: Pesan Danlanud Atang Sendjaja kepada Jajaran Personel: Jaga Netralitas TNI di Pemilu 2024
Yudo mengatakan, penugasan ini suatu kehormatan sekaligus kepercayaan dan tugas berskala internasional yang tergabung dalam Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah.
"Penugasan yang akan kalian emban merupakan tugas yang mulia karena kalian dipercaya untuk menjadi duta TNI sekaligus duta bangsa di forum internasional," ujar Yudo, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Selasa (7/11).

Yudo menekankan agar setiap prajurit mampu melaksanakan analisa secara cerdas terhadap perkembangan situasi untuk mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
"Sehingga dapat menghindari korban, baik personel maupun material, termasuk perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah," jelasnya.
Baca Juga: Inggris Tawarkan Super Hercules C130Js, Airbus A400M, dan Satelit Pertahanan ke Indonesia
Ia juga mengingatkan agar tidak ada satupun prajurit TNI yang terlibat kegiatan ilegal, baik perorangan maupun satuan. Menurutnya, sekecil apapun pelanggaran, akan mencoreng nama baik TNI dan Indonesia.
"Kita semua berharap kinerja dan prestasi yang kalian tunjukkan di dalam misi nantinya akan semakin meningkatkan posisi bangsa Indonesia di mata dunia," tandasnya. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































