Panglima TNI Kunjungi Prajurit di Timika yang Berkontribusi untuk Pembangunan Papua

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yonif 754/Eme Neme Kangasi (ENK) Kostrad yang berada di Timika, Papua.
Dilansir keterangan dari Penkostrad, Sabtu, (7/12) kunjungan ini merupakan bentuk perhatian Panglima TNI terhadap kesiapan dan kesejahteraan para prajurit yang bertugas di wilayah timur Indonesia. Yonif 754/ENK dikenal memiliki kontribusi besar dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Papua.
Baca Juga: Daftar Terbaru 13 Perwira Tinggi TNI AD Naik Pangkat
Kedatangan Agus beserta rombongan disambut langsung oleh Danyonif 754/ENK, Mayor Inf Arief Handoko Usman, di Lapangan Bola Yonif 754/ENK.
Dalam arahannya, Agus menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit Yonif 754/ENK, yang dikenal sebagai "Petarung dari Ufuk Timur". Ia memberikan pesan inspiratif untuk terus menjadi prajurit yang tangguh.
Baca Juga: Danramil di Ngawi Ubah Lahan Tidur Perhutani dan Hasilkan 8 Ton Jagung
"Saya bangga dengan Prajurit Yonif 754/ENK. Jadilah prajurit yang PRIMA, LOYAL, TULUS, dan IKHLAS. EME NEME KANGASI," tegas Panglima TNI, yang disambut antusias oleh seluruh prajurit.
Melalui pesan motivasinya, Panglima TNI berharap seluruh prajurit tetap semangat dalam menjalankan tugas, menjaga kehormatan satuan, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































