Panglima TNI Kaji Usulan Nama Doni Monardo Jadi Pahlawan Nasional dan Nama Gedung di Kopassus

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan akan mengakaji usulan nama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI (Purn) Doni Monardo untuk dijadikan pahlawan nasional maupun diabadikan namanya di gedung Kopassus.
"Nanti ada itunya ya ada aturannya nanti pasti, Di bidang personel nanti kita akan mengusulkan, tentu ada aturannya nanti pasti. Nanti kriterianya untuk pengkajian usulan pahlawan nasional seperti yang ada di dada saya jadi kita jasa yang didapatkan beliau dari negara," kata Agus kepada wartawan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin, (4/12/2023).
Baca Juga: Korps Marinir TNI AL-AS Luncurkan Serangan Mortir dan GPMG
Pengusulan nama ini kata Agus mengingat dedikasi Doni Monardo saat penandatanganan Covid-19 dan saat menjadi prajurit TNI.
"Sangat bisa kan ada itunya kalau menangani sesuatu untuk bangsa dan negara ada rewardnya seperti pita seperti ini, nanti bidang personel yang akan kaji," kata Agus.
Baca Juga: Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Doni Monardo di Balai Komando Kopassus Cijantung
Lanjutnya nama Doni Monardo juga sangat mungkin diabadikan jadi nama gedung di Mako Kopassus.
"Bisa bisa aja. Beberapa gedung di Kopassus dari pahlawan yang pernah berjuang nusa dan bangsa. Kemarin terakhir ada yang digunakan yaitu Putu Dani sudah ditulis di lapangan tembak karena almarhum senang menembak," kata Agus. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































