Panglima TNI Ingin Tingkatkan Kemampuan Prajurit di Bidang Anti Teror dan Siber

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan ingin meningkatkan kemampuan prajurit TNI di bidang Anti teror dan Siber. Hal ini dikatakannya saat menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Jenderal Liu Zhenli di Mabes Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (9/1).
Dalam pertemuan tersebut kedua pimpinan menjajaki kerja sama untuk latihan militer bersama. Panglima TNI berharap agar ke depan, dapat terwujud latihan yang melibatkan tiga Matra di kedua bidang tersebut.
Baca Juga: Sebanyak 150 Prajurit Wanita Dilantik Jadi Bintara TNI AD
Selain itu, keduanya juga membahas berbagai hal terutama terkait peningkatan kerja sama pertahanan antar kedua Angkatan Bersenjata, diantaranya peningkatan kerja sama di bidang industri pertahanan serta kerja sama di bidang pendidikan dan upaya bersama kedua negara dalam menciptakan stabilitas keamanan di kawasan yang tentunya akan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian bagi kedua negara.
Baca Juga: Pimpin Diskusi, Wakasau Rumuskan Kebijakan dan Langkah Strategis TNI AU Hadapi Dinamika Pertahanan
Diakhir kunjungan, keduanya saling bertukar cinderamata sebagai wujud eratnya kerja sama kedua Angkatan Bersenjata. Selain itu, Panglima TNI juga mengundang Jenderal Liu beserta delegasi untuk menghadiri jamuan makan malam di Wisma A. Yani, Menteng, Jakarta Pusat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































