Panglima TNI Dorong Kerja Sama Kontra Terorisme antar Angkatan Bersenjata Negara Indo-Pasifik

Jakarta, IDM – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto mendorong kerja sama counter-terrorism (kontra terorisme) terjalin lebih erat antar Angkatan Bersenjata negara-negara di Indo-Pasifik. Hal tersebut disampaikan Agus dalam konferensi virtual menjelang Indo-Pasific Chiefs of Defence (CHODs) Conference 2025, Rabu (5/2).
"Melalui forum CHODs ini, saya juga mendorong terjalinnya kerja sama dalam bidang counter-terrorism," kata Agus, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Kamis (6/2).
Baca Juga: Ancaman Siber Meningkat, Dansatsiber Ajak Instansi Hankam Bangun Kewaspadaan Kolektif
"Dan saling berbagi pengalaman untuk meningkatkan profesionalisme militer dalam menghadapi ancaman keamanan siber yang saat ini semakin marak terjadi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Agus berpendapat bahwa konferensi CHODs adalah wadah yang tepat untuk meningkatkan kerja sama antar negara dalam rangka menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.
Baca Juga: Cerita Petani di Gunung Hejo, TNI AD Hadir Ubah Lahan Sengketa Jadi Perkebunan
Ia berharap forum global yang akan berlangsung di Thailand pada Agustus mendatang, dapat dimanfatkan para pimpinan Angkatan Bersenjata untuk merumuskan manajemen krisis untuk mencegah konflik serta melibatkan militer dalam kegiatan Bantuan Kemanusian dan Penanggulangan Bencana (HADR).
“Saya berharap pada pertemuan CHODs tahun ini diharapkan dapat mengangkat isu-isu penting seperti perubahan Iklim; perempuan, perdamaian dan keamanan," jelas Agus. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































