HANKAM

Panglima TNI dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia Bertemu di Bandung, Ini yang Dibahas

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama Panglima Angkatan Bersenjata Australia Jenderal Angus Campbell bertemu di Bandung. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama Panglima Angkatan Bersenjata Australia Jenderal Angus Campbell, AO, DSC memimpin Sidang ke-11 Australia-Indonesia High Level Committee (AUSINDO HLC) tahun 2023, bertempat di Aula Serasa, Sesko TNI, Bandung, Rabu (5/7).

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Tentara Nasional Indonesia selaku tuan rumah dapat menerima dan menyambut Panglima Angkatan Bersenjata Australia beserta delegasi di Kota Kembang.

Baca Juga: Sejumlah Ancaman Pengaruhi Aspek Pertahanan, TNI AL Ajak Stakeholder Sinergi Kekuatan

Lebih lanjut disampaikan Panglima TNI, AUSINDO HLC dengan kerja sama militernya yang telah berjalan lebih dari satu dekade terbukti memegang peranan penting dalam menyikapi peningkatan dinamika dan perubahan geopolitik kawasan dan global, utamanya terhadap perdamaian, stabilitas dan keamanan di kawasan.

"AUSINDO HLC telah memberikan manfaat dan kontribusi positif terhadap persahabatan kedua negara. Saya berharap dapat meneruskan kesuksesan tersebut serta memperkuat komitmen kerja sama militer yang telah terjalin," ungkap Panglima TNI.

Baca Juga: Menhan Prabowo Beri Bantuan 40 Unit Motor untuk Babinsa di Sanggau Kalbar

Sementara itu, Jenderal Angus Campbell menyampaikan bahwa kerja sama TNI dan Australian Defence Force (ADF) semakin kuat dan lebih kompleks di berbagai bidang, dan Sidang ke-11 AUSINDO HLC tahun ini akan menindaklanjuti kesepakatan kerja sama yang telah dicapai oleh sub-sub komite yang seluruhnya bertujuan untuk mempertahankan serta meningkatkan kemitraan strategis yang lebih komprehensif antara TNI dan ADF.

Turut mendampingi Panglima TNI pada Sidang ke-11 AUSINDO HLC di antaranya, Dansesko TNI Marsdya TNI Kusworo, Asintel Panglima TNI Laksda TNI Angkasa Dipua, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Samsu Rizal, Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Yustinus A. Peristiwanto, dan Kapuskersin TNI Marsma TNI Firman D. Cahyono. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.