Panglima TNI dan Kepala Staf Tiga Matra Turun Langsung di Sidang Masuk Akademi TNI

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan kepala staf tiga matra yaitu, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, memimpin Sidang Pantukhir Pusat penerimaan Taruna Akademi TNI TA 2024, bertempat di Gedung Lily Rochli, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/7/2024).
Total ada 1.199 peserta calon taruna yang mengikuti Sidang Pantukhir tersebut, nantinya hanya 781 peserta yang akan dinyatakan lulus sesuai dengan alokasi kebutuhan dalam organisasi TNI. Adapun rinciannya TNI AD 431 peserta Taruna, TNI AL 200 peserta Taruna serta TNI AU 150 peserta Taruna.
Baca Juga: KRI RE Martadinata Kawal Samudra Pasifik Bersama 40 Kapal Perang
"Bagi peserta yang dinyatakan lulus, nantinya akan mengikuti pendidikan integratif selama 4 (empat) bulan di Akademi Militer Magelang, yang akan dibuka tanggal 1 Agustus 2024," tulis keterangan Puspen TNI dikutip, Jumat, (26/7).
Sementara dalam sidang ini, Panglima TNI mengatakan bahwa Pantukhir ini merupakan proses memilih dan memutuskan Calon Taruna Akademi TNI Tahun 2024 yang akan mengikuti pendidikan pertama sebagai seorang Calon Perwira TNI.
“Pada saatnya nanti mereka inilah yang kita harapkan dapat menjadi pemimpin masa depan yang profesional sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Sebelum kita mulai pelaksanaan Sidang Pantukhir ini, saya mengajak para peserta sidang untuk bersama-sama membahas, mengesampingkan kepentingan pribadi di luar kepentingan organisasi TNI," ujar Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Baca Juga: Dua Taruna Akmil Selesaikan Pendidikan di Royal Military College Duntroon
Adapun strategi dalam merumuskan suatu keputusan atau kebijakan yang diambil, Panglima TNI berharap peserta Sidang Pantukhir dapat memberikan perhatian penuh dengan melakukan diskusi yang konstruktif dan pembahasan logis berpedoman kepada aturan yang telah kita sepakati bersama dalam penentuan dan pemilihan para Calon Taruna Akademi TNI.
“Saya yakin kita mampu melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































