Panglima TNI Apresiasi Kinerja Babinsa Kodam IV/Diponegoro

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengapresiasi kinerja bintara pembina desa (babinsa) Kodam IV/Diponegoro. Agus menilai para babinsa berhasilmenjaga kondusifitas wilayah, terutama pelaksanaan pemilihan kepala negara dan daerah di Semarang, Jawa Tengah.
"Saya lihat pembinaan teritorial sangat bagus, masyarakat sangat antusias sama kita, tolong pertahankan supaya kita tetap dipandang baik oleh masyarakat,” ujar Agus, dikutip dari Puspen TNI, Jumat (20/12).
Baca Juga: Jaga Kelestarian Lingkungan, Yonarmed 12 Tanam 1.000 Pohon Sukun
Pada kesempatan tersebut, Agus menekankan pembinaan teritorial sangat penting salam menjaga keharmonisan hubungan masyarakat dan TNI. Agus pun memberikan hadiah kepada sejumlah prajurit berprestasi atau babinsa yang memiliki anak dengan capaian luar biasa.
"Langkah ini dilakukan sebagai wujud nyata apresiasi terhadap kinerja positif yang telah membawa manfaat besar bagi masyarakat," jelasnya.
Baca Juga: Dua Perwira TNI AU Berhasil Rampungkan Pendidikan Squadron Office School di Amerika Serikat
Selain itu, Agus mengingatkan tugas prajurit ke depan semakin kompleks, apalagi TNI turut memastikan kelancaran program pemerintah. Ia berharap babinsa sebagai ujung tombak dapat mendukung segala upaya TNI mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































