HANKAM

Panglima TNI akan Siapkan Drone di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Panglima TNI
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dalam kunjungan kerja ke Jagoi Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, akan meningkatkan penjagaan di pos Satgas Pamtas Jagoi Babang, Kalimantan Barat dengan meningkatkan personel, alutsista hingga sarana dan prasarana.

Hal tersebut diungkapkan Yudo saat berkunjung Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kamis (30/3), didampingi oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) XII Laksamana Pertama Suharto.

Yudo mengungkapkan dirinya banyak menerima laporan kasus penyelundupan narkoba serta konflik perebutan wilayah yang sering terjadi di perbatasan Indonesia-Malaysia itu.

Baca Juga: Kapuspen TNI yang Baru Laksamana Pertama Julius Widjojono, Ini Profilnya

"Dengan adanya kasus-kasus ini akan kita tingkatkan lagi penjagaan di sana dengan peralatan, mungkin drone," ungkapnya dikutip dari laman TNI AL, Jumat (31/3).

"Karena lintas batas disana banyak jalan tikus, sehingga perlu adanya peralatan yang mumpuni dan drone untuk mengetahui semua gerakan yang ada disitu," lanjutnya.

Dalam kurun dua bulan terakhir, terdapat sejumlah kasus upaya penyelundupan narkoba melalui perbatasan Indonesia-Malaysia di Jagoi Babang.

Baca Juga: Satgas Yonif 143/TWEJ Bantu Program Internet Masuk Kampung Terisolir di Papua

Mengutip dari berbagai sumber, pada Februari lalu Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonif 645/Gardatama Yudha menggagalkan upaya penyelundupan 7,1 kg sabu dari Malaysia di jalur tikus perbatasan sektor Kayu Buluh, Desa Sekida, Jagoi Babang.

Kemudian, pada Maret ini Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha kembali menggagalkan upaya penyelundupan 12 paket sabu seberat 12,9 kg di kawasan Desa Sentabeng, saat melakukan patroli rutin di jalur tikus perbatasan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.