Pangkostrad Periksa Kesiapan Operasi Satgas Kostrad

Jakarta, IDM - Panglima Kostrad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memeriksa kesiapan operasi satuan Kostrad di markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, Kamis (15/2).
Pangkostrad yang didampingi oleh Irkostrad Mayjen TNI Mochamad Reza Utama, Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad Mayjen TNI Rudi Puruwito dan Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Haryanto Pangkostrad secara langsung memantau kesiapan personel dan material yang akan melaksanakan penugasan.
Baca Juga: Prajurit TNI Gugur Saat Patroli Pengamanan Pemilu
Setelah menerima paparan kesiapan Satgas, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan yang melibatkan aspek kesiapan personel dan material.
Dalam arahannya, Pangkostrad menyampaikan pentingnya kerja sama dalam mencapai keberhasilan operasi.
Baca Juga: Singgah di Jakarta, Panglima Koopsudnas Sambut Kedatangan Tim Aerobatik Angkatan Udara Australia
"Tidak akan bisa menang tanpa adanya kerja sama dan kerja sama itu harus muncul dari ikatan batin yang diwujudkan dari pelaksanaan tugas. Saya yakin kalian sudah pernah tugas, sinar matamu saya lihat ada ikatan batin sebagai prajurit Cakra. Saya rasakan getarannya insyaallah kalian berhasil," ujar Saleh.
Pemeriksaan kesiapan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa setiap penugasan yang diemban dapat dilaksanakan dengan maksimal dan memenuhi standar yang ditetapkan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































