Pangkorpasgat Resmikan Yon Parako 464 Pasgat, Perkuat Kapasitas Operasional Baret Jingga

Jakarta, IDM – Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat (Pangkorpasgat) Marsdya TNI Deny Muis menegaskan bahwa pembentukan Batalion Para Komando (Yon Parako) 464 Pasgat merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat organisasi Korpasgat.
Baca Juga: Sikat Kapal Ilegal, Personel KRI Hiu-634 Latihan Penyergapan di Selat Makassar
Selain itu, kehadiran Yon Parako 464 juga memperluas kapasitas operasional Korpasgat dalam mendukung berbagai penugasan TNI Angkatan Udara (TNI AU). Dengan bertambahnya batalion baru tersebut, Korpasgat diharapkan memiliki daya respons yang semakin cepat dan efektif dalam menghadapi dinamika operasi yang terus berkembang.
Sementara itu, dalam konteks yang lebih luas, pembentukan batalion baru itu merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Udara dalam memperkuat sistem pertahanan nasional melalui pembangunan satuan yang profesional, modern, dan siap digerakkan setiap saat.

"Keberadaan Yon Parako 464 Pasgat diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan operasional Korpasgat sekaligus menjadi kekuatan strategis dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara," tegas Marsdya Deny saat meresmikan satuan baru tersebut di Lampung, Rabu (15/7).
Baca Juga: TNI AL dan AS Matangkan Skenario 3 Latihan Tempur di Surabaya
Pada kesempatan tersebut, Pangkorpasgat juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian, disiplin, loyalitas, dan soliditas sebagai fondasi utama dalam mengemban amanah negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































