Pangkoopsudnas Tinjau Latihan Tim Demo Udara jelang Upacara HUT ke-80 TNI

Jakarta, IDM – Panglima Koops Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo meninjau latihan tim demo udara upacara peringatan HUT ke-80 TNI yang bakal dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 5 Oktober 2025.
Melalui unggahan instagram @koops_udara_nasional yang dikutip Senin (29/9) dijelaskan bahwa sejumlah pesawat TNI yang mulai menggelar latihan intensif di atas kawasan Monas, Jakarta, Minggu (28/9). Latihan tersebut melibatkan berbagai jenis pesawat, mulai dari pesawat intai, tempur, angkut, latih, hingga helikopter.
Tim demo udara TNI bersiap untuk menunjukkan soliditas serta profesionalisme mereka dalam mengawaki alat utama sistem persenjataan (alutsista) di hadapan seluruh rakyat Indonesia,
Baca Juga: Yonarmed 11 Kostrad Kini Dipimpin Komandan Batalyon Baru
Beragam atraksi udara yang akan ditampilkan antara lain H-GI turn, victory jump, bomb burst, aerobatic, flypast 80, airef, flypast tempur, dogfight dan high speed past.
Dalam sesi debrief yang digelar sehari sebelum latihan, Sabtu (27/9) di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Pangkoopsdunas berpesan agar seluruh personel dan kru dapat menjalankan semua misi demo udara dengan tuntas. “Semua bisa dicapai melalui kerja sama, koordinasi, serta langkah mitigasi yang terencana dengan baik,” ungkap Marsdya TNI Minggit.

Ia kemudian menyoroti peran penting dan tanggung jawab yang diemban oleh mission director dalam perencanaan, sinkronisasi lintas unsur, serta penyusunan rencana kontinjensi.
Baca Juga: Perwira TNI AU Raih Penghargaan Distinction Level di National Defence College Thailand
Sementara itu, Mission Commander bertugas memimpin langsung jalannya misi di udara pada hari pelaksanaan. “Setiap flight harus meningkatkan komunikasi agar keputusan yang diambil senantiasa tepat, cepat, dan sesuai prosedur," ujar Pangkoopsudnas.
Di akhir pengarahannya, Marsyda TNI Minggit berpesan agar seluruh personel memperhatikan faktor keselamatan, kesiapan pesawat, keterampilan penerbang, serta antisipasi terhadap perubahan cuaca.
“Jalur alternatif dan prosedur darurat juga harus dipersiapkan secara matang demi menjamin keamanan personel, alutsista, dan masyarakat yang menyaksikan jalannya acara,” pungkas dia. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































