HANKAM

Perwira TNI AU Raih Penghargaan Distinction Level di National Defence College Thailand

Kolonel Tek Yudi Yuliadi
Kolonel Tek Yudi Yuliadi (kanan) menerima penghargaan distinction level di National Defence College (NDC) Thailand. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Perwira menengah (Pamen) TNI Angkatan Udara (TNI AU) Kolonel Tek Yudi Yuliadi berhasil menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan distinction level setelah menyelesaikan pendidikan di National Defence College (NDC) Thailand angkatan ke-67.

Yudi memperoleh penghargaan atas penelitian akademis berjudul “Exploring the Feasibility of Joint Amphibious Aircraft Production to Strengthen Indonesia-Thailand Aerospace Cooperation”.

Baca Juga: Spesifikasi BTR-4 Marinir, Disiapkan Jadi Ikon Utama Upacara HUT TNI di Monas

“Keberhasilan ini sejalan dengan upaya TNI AU dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang merupakan salah satu dari lima program prioritas, untuk mewujudkan TNI AU AMPUH,” tulis TNI AU melalui unggahan instagram @militer.udara, dikutip Senin (29/9).

Kolonel Tek Yudi Yuliadi
Kolonel Tek Yudi Yuliadi (kedua dari kanan) berhasil menyelesaikan pendidikan di National Defence College (NDC) Thailand angkatan ke-67. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Pendidikan NDC angkatan ke-67 diikuti oleh 293 peserta yang terdiri dari 89 perwira militer, 88 pegawai sipil pemerintah, 29 peserta dari lembaga independen, 16 dari sektor swasta, 64 dari masyarakat umum, serta 7 peserta internasional.

Baca Juga: Momen Presiden Prabowo Didampingi Panglima TNI Tinjau Program KKRI di Lanud Halim Perdanakusuma

Dari ratusan peserta itu, hanya terdapat 14 orang yang memperoleh distinction level.

“Kolonel Tek Yudi tercatat sebagai satu-satunya peserta mancanegara sekaligus satu-satunya perwira militer, baik dari Thailand maupun negara lain, yang memperoleh penghargaan itu,” tulis Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.