HANKAM

Pangkogabwilhan I Soroti Peran Strategis Skadron Udara 1 Lanud Supadio sebagai Unsur Pertahanan Indonesia

Pangkogabwilhan.
Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo berbincang dengan Danlanud Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono. (Foto: Dok. Instagram @lanud_supadio)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menegaskan, Skadron Udara 1, yang berbasis di Lanud Supadio, memiliki peran strategis sebagai unsur pertahanan udara di wilayah barat Indonesia.

Sebagai prajurit udara yang harus siap dikerahkan kapan pun saat negara membutuhkan, Pangkogabwilhan I berpesan agar jajaran Lanud Supadio, khususnya Skadron Udara 1, dapat senantiasa menjaga kesiapsiagaan operasional, serta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka.

Baca Juga: Di Tengah Operasi, Kapal Bantu Rumah Sakit KRI dr Radjiman-992 Evakuasi Korban Kapal Tenggelam KM Maju Jaya

“Kesiapan yang tinggi harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Setiap personel harus mampu menjawab tantangan tugas dengan profesional dan disiplin tinggi,” ungkap Pangkogabwilhan I saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Lanud Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (13/7).

jajaran Lanud Supadio dan Skadron Udara 1.
Foto bersama Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dengan jajaran Lanud Supadio dan Skadron Udara 1. (Foto: Dok. Instagram @lanud_supadio)

Pada kesempatan yang sama, Pangkogabwilhan I juga berdialog dengan para penerbang serta teknisi Skadron Udara 1 untuk mendapatkan gambaran langsung perihal kesiapan tempur satuan.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Dianugerahi Tanda Kehormatan oleh Pemerintah Prancis di Hari Nasional Bastille

“Melalui dialog tersebut, Pangkogabwilhan I memastikan bahwa kesiapan operasional satuan berjalan optimal dengan tetap mengedepankan faktor keamanan terbang dan kerja (safety flight and work),” tulis Penerangan Supadio dikutip dari unggahan Instagram @lanud_supadio, Senin (14/7).

Kunker Letjen TNI Kunto kemudian dilanjutkan dengan melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas di Skadron Udara 1, di antaranya area shelter, ruang crew room, dan sekeliling pesawat tempur Hawk 100/200 yang merupakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Skadron Udara 1. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.