HANKAM

Pangkodau III Pimpin Sertijab Danlanud Manuhua, Soroti Peran Strategis sebagai Forward Operating Base

Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama
Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Lanud Manuhua, Biak. (Foto: Dok. Instagram @kodau_3)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Azhar Aditama menyoroti peran strategis Lanud Manuhua sebagai Forward Operating Base yang dapat mendukung kesiapan operasi TNI Angkatan Udara (TNI AU), khususnya di wilayah timur Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Pangkodau III saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Lanud Manuhua yang berlangsung di hanggar apron Skadron Udara 27, Lanud Manuhua, Biak Numfor, Papua, Minggu (17/5).

Baca Juga: Instruksi Presiden Prabowo, TNI AU Bakal Miliki Lanud Baru di Manokwari Selatan

Melansir Penerangan Kodau III melalui unggahan Instagram @kodau_3, Senin (18/5), jabatan Komandan Lanud Manuhua kini telah resmi diemban oleh Kolonel Pnb Rohmat Kusmayadi. Sebelumnya, posisi orang nomor satu di pangkalan udara tersebut dipercayakan kepada Marsma TNI Heri Kris Dri Handaka.

Marsma TNI Heri Kris Dri Handaka
Marsma TNI Heri Kris Dri Handaka (kiri), Pangkodau III Marsma TNI Azhar Aditama, Kolonel Pnb Rohmat Kusmayadi usai upacara sertijab Komandan Lanud Manuhua. (Foto: Dok. Instagram @kodau_3)

Dalam amanatnya, Azhar menekankan bahwa sebagai Forward Operating Base, Lanud Manuhua harus memastikan kesiapan fasilitas pendukung operasi maupun alat utama sistem persenjataan (alutsista) agar selalu siap digunakan sewaktu-waktu. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan unggul guna mendukung efektivitas setiap operasi TNI AU.

Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Turun Langsung Amankan Penanganan Konflik Suku di Jayawijaya

Tidak hanya berperan dalam operasi militer perang (OMP), Pangkodau III juga menilai Lanud Manuhua memiliki kontribusi penting dalam operasi militer selain perang (OMSP). Peran tersebut mencakup misi kemanusiaan, dukungan logistik wilayah, hingga bantuan kepada masyarakat di wilayah terpencil.

“Dengan demikian, keberadaan Lanud Manuhua harus mampu memberikan manfaat nyata dan memperkuat kedekatan TNI AU di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Azhar. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.