Pangkoarmada II Pimpin Sertijab dan Pengukuhan Jabatan Strategis Koarmada II

Jakarta, IDM - Roda mutasi jabatan kembali bergulir, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Maman Firmansyah memimpin serah terima dan pengukuhan sejumlah jabatan strategis di Koarmada II, Surabaya, Senin (3/7).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (4/7), Maman memimpin serah terima jabatan Asrena Pangkoarmada II serta pengukuhan jabatan Aspers Pangkoarmada II dan Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II.
Baca Juga: TNI AU Dirikan Posko Siaga Hingga Perbaiki Rumah Warga yang Terdampak Gempa Bumi Yogyakarta
Jabatan Asrena Pangkoarmada II yang semula dijabat oleh Kolonel Laut (P) Budi Santosa, diserahkan kepada Kolonel Laut (P) Nurlan.

Sedangkan jabatan Aspers Koarmada II resmi dikukuhkan kepada Kolonel Laut (P) Budi Darmawan Arman.
Baca Juga: Danpuspenerbad Pimpin Serah Terima Jabatan Pamen Puspenerbad
Di tempat terpisah, turut dilaksanakan pengukuhan jabatan Dansatkat Koarmada II oleh Pangkoarmada II kepada Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto, bertempat di Indoorsport Koarmada II. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































