Pangkoarmada II Dampingi Pangkoarmada RI Tinjau Kesiapan Penembakan Torpedo SUT dan Blackshark

Jakarta, IDM - Pangkoarmada II Laksamana Muda Yayan Sofiyan mendampingi Pangkoarmada RI Laksamana Madya Heru Kusmanto, meninjau kesiapan penembakan torpedo Surface and Under Water (SUT) dan Blackshark di Surabaya, Senin (16/10).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Yayan dan Heru juga meninjau dua kapal selam TNI AL, yakni KRI Cakra-401 dan KRI Alugoro-405 yang nantinya akan dilibatkan dalam penembakan torpedo SUT dan Blackshark.
Baca Juga: 3 Pati Bintang Tiga TNI AU Diangkat Jadi Warga Kehormatan Kopasgat
Dalam kesempatan tersebut, Heru menegaskan agar seluruh personel dan materiil yang akan terlibat dalam penembakan dipastikan kesiapannya.

"Sehingga dalam pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dan aman," ujar Heru.
Sebelumnya, penembakan torpedo SUT akan dipimpin Dansatsel Koarmada II Kolonel Laut (P) Ahmad Noer Taufiq. Kegiatan ini bakal berlangsung selama empat hari, yakni 18-21 Oktober 2023 dengan melibatkan sekitar tujuh kapal perang.
KRI yang terlibat terdiri dari KRI Cakra-401, KRI Alugoro-405, KRI Raden Eddy Martadinata- 331, KRI Soputan-923, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367 serta dua helikopter Panther, dan dua drone Scan Eagle. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































