HANKAM

Pangdam V/Brawijaya Bantu Prajuritnya yang Cedera Punggung Selama 20 Tahun

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf
Momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf memberikan bantuan untuk Kopral Satu (Koptu) Agus Winarto yang telah mengalami cedera punggung selama 20 tahun dan belum membaik. (Foto: Penerangan Kodam V/Brawijaya)

Jakarta, IDM - Momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf memberikan bantuan untuk Kopral Satu (Koptu) Agus Winarto yang telah mengalami cedera punggung selama 20 tahun dan belum membaik.

Pangdam yang langsung mengunjungi rumah Koptu Agus di Jalan Gajah Mada, Sawunggaling, Surabaya, Sabtu, (22/4) mengatakan prajuritnya ini mengalami cedera saat latihan pembentukan pertama Batalyon Infanteri Raider 500/Sikatan pada tahun 2003.

"Dia terjatuh ke jurang di Desa Sempol tak jauh dari kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi. Praktis sejak saat itu, ia tak bisa berdinas sebagaimana mestinya," kata Pangdam.

Baca Juga: Yonif Mekanis 201/JY Buka Posko Mudik, Ada Cek Kendaraan dan Kesehatan Gratis

Lanjutnya saat ini Koptu Agus hanya bisa tinggal di Mess Kodim 0814. Tak punya rumah tinggal sendiri. Sementara cedera ini sudah dideritanya selama 20 tahunan.

"Saat ini, Koptu Agus masih terhitung berdinas di Kodim 0832/Surabaya Selatan di lingkungan Korem 084/Bhaskara Jaya Surabaya. Saya beri motivasi tetap semangat. Bersabar hingga menunggu waktu dinas selesai empat tahun ini. Nanti kalau sudah pulang kampung, cari rumah BTN, saya bantu uang mukanya untuk beli rumah. Dicicilnya nanti pakai uang pensiun. Ada masalah apa-apa jangan sungkan-sungkan menyampaikannya pada saya,” kata Pangdam.

Baca Juga: Tradisi Pemukulan Lonceng di TNI AL Ada Aturan yang Tidak Boleh Dilanggar

Saat ini anak laki-laki dari Koptu Agus yaitu Maesa Ramadhani Winarto berencana masuk Sekolah Calon Bintara TNI AD. Pangdam pun meminta seorang Babinsa setempat agar membantu Maesa dari latihan dan dipersiap lainnya.

Sementara itu Koptu Agus Winarto tak dapat menyembunyikan rasa bangganya dikunjungi Pangdam V/Brawijaya.

“Kami sekeluarga berterima kasih atas kunjungan Bapak Pangdam. Kami merasa bangga, karena benar-benar diperhatikan oleh pimpinan. Insya Allah Bapak Pangdam senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan dan keberkahan hidup,” katanya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.