Pangdam Udayana: Terima Kasih Prajurit Berhasil Amankan WWF ke-10 dengan Lancar

Jakarta, IDM – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan prajurit TNI menjaga keamanan VVIP KTT WWF ke-10 di Bali. Hal ini ia katakan saat memimpin Apel Gelar Pembubaran Pasukan Satgas Pengamanan Wilayah (Pamwil) dan Evakuasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke 10, di Lapangan Kompi Senapan A (Kipan A) Yonif Raider 900/SBW, Tuban, Badung, Bali, pada Rabu, (22/5/2024).
"Kemarin Bapak Panglima TNI sebelum kembali ke Jakarta menyampaikan kepada saya agar disampaikan kepada seluruh prajurit ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang baik dan lancar. Demikian juga Bapak Presiden RI sebelum beliau kembali ke Jakarta kemarin menyampaikan kepada saya dan Kapolda mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pengamanan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Pangdam seperti dikutip keterangan Pendam Udayana, Jumat, (24/5).
Baca Juga: Danlanud Iswahjudi Pimpin Sertijab Empat Komandan Satuan, Danskadron hingga Dansatpom
Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas pengamanan VVIP yang telah berhasil dilaksanakan ini tentunya merupakan pengalaman berharga bagi semua Prajurit. Jadikan pengalaman berharga yang sudah sukses dilaksanakan ini sebagai bekal untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan event internasional mendatang lainnya.

"Sebagaimana kita ketahui, sampai dengan bulan November nanti ada dua event internasional yang tentunya perlu pengamanan dari kita semua. Pertama KTT Asia-Afrika yang dilaksanakan sekitar awal September, kemudian pada pertengahan Bulan September juga akan dilaksanakan Bali International Air Show. Jadi masih ada event internasional yang akan kita hadapi ke depan, sehingga kita harus dapat mengevaluasi kegiatan pengamanan kita sebelumnya untuk menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Lanal Timika Gagalkan Perompakan Kapal Milik Freeport di Papua
Mengakhiri amanatnya, Pangdam menekankan kepada para Komandan Satuan agar mengecek kembali personel dan materiil yang terlibat, serta kepada seluruh prajurit agar tetap perhatikan faktor keamanan personel dan materiil selama perjalanan kembali ke markas ataupun rumah masing-masing dan hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri serta merusak nama baik satuan.
"Sekali lagi, selaku Dansatgas Pamwil maupun pribadi, saya ucapkan terima kasih kepada kalian semua. Kita berharap agar forum ini tidak hanya memberikan nilai tambah perekonomian bagi wilayah Bali, tapi juga akan memberikan dampak kepada dunia untuk mengatasi tantangan permasalahan air yang ada di dunia. Demikian amanat saya, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Rabu 22 Mei 2024 pukul 08.15, Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi saya nyatakan dengan resmi dibubarkan," tegas Pangdam. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































