Pangdam II/Swj Terima Penghargaan Pin Emas dan Pedang dari Kapolri

Jakarta, IDM – Panglima Kodam II/Sriwijaya (Swj) Mayjen TNI M. Naudi Nurdika menerima penganugerahan pin emas dan piagam penghargaan serta pedang dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Penghargaan ini diserahkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, pada kegiatan Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, yang berlangsung di Halaman Mapolda Sumsel Palembang beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Inovasi Prajurit TNI AD, Ciptakan Sumber Listrik Berkelanjutan di Mapenduma
Kapendam II/Swj Kolonel Inf Paiman mengatakan bahwa Pangdam beserta sejumlah stakeholder di provinsi Sumsel telah menerima penghargaan dari Kapolri.
"Penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya terhadap penguatan kapasitas dan kapabilitas Kepolisian Daerah Sumsel," kata Kolonel Inf Paiman dalam keterangannya dikutip, Rabu, (3/7).
Penghargaan ini juga katanya sesuai dengan tema, "Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas".
"Jadi kami ucapkan selamat Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024. Semoga Polri ke depan semakin profesional dan mandiri, Polri semakin dicintai masyarakat, berhasil hadir di tengah-tengah masyarakat membuat suasana aman, tentram dan damai,” pungkasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































