Panen Raya di Sukabumi Contoh Berhasilnya Kolaborasi Kementan RI dan TNI AD

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Amran Sulaiman kembali melakukan panen raya jagung dan singkong, serta penanaman cabai di lahan Ketahanan Pangan (Hanpangan) Kostrad, di Desa Neglasari, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (4/6/2024).
Baca Juga: Kodam Jaya Gandeng Unpad Tingkatkan Mutu Pendidikan Prajuritnya
Menurut KSAD, panen raya ini merupakan bagian dari program unggulan Hanpangan TNI AD, disamping program unggulan lainnya yaitu Manunggal Air dan pompanisasi. Pilot project Hanpangan di Ciemas Sukabumi ini juga menjadi salah satu contoh keberhasilan kolaborasi Kementan RI dengan TNI AD. Dimana lahan tidur yang semula tidak produktiif, berhasil diubah menjadi lahan produktif penghasil pangan.
“Kami berharap ini (lahan Hanpangan Sukabumi) ke depannya akan menjadi contoh pilot project di daerah-daerah lain. Jadi, lahan yang awalnya semak belukar semua, kini bisa menghasilkan (produk pertanian),” ujar KSAD seperti dikutip keterangan dari Dispenad, Rabu, (5/6).
Baca Juga: KSAL Serahkan Kendaraan ISR Mobile untuk Kebutuhan Operasi Korps Marinir
Ke depan KSAD mengungkap bahwa ia telah melakukan survei ke beberapa daerah potensial lain untuk lahan Hanpangan berikutnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































